Pameran Produk Pertanian dan Makanan - Agro And Food Expo 2009
Jakarta - Pada tanggal 4-7 Juni 2009 kembali dilaksanakan pameran produk pertanian dan makanan yang melibatkan para pelaku agribisnis dari seluruh Indonesia. Pameran produk agribisnis dan makanan Agro and Food Expo ke Sembilan kali ini digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta. Pemeran sebagai wadah promosi bagi produk-produk unggulan usaha kecil dan menengah.
Promosi melalui pameran menjadi salah satu upaya memperkenalkan produk dalam negeri yang jumlahnya sangat banyak. Hal ini menjadi penting karena selama ini masih banyak produk dalam negeri khususnya produk agribisnis belum dikenal baik dalam masyarakat. Dengan pameran rutin seperti yang diselenggarakan saat ini tentunya produk-produk tersebut akan dikenal baik di dalam maupun luar negeri.
Indonesia hijau 2009
Stop global warming
Selasa, 09 Juni 2009
Sabtu, 30 Mei 2009
Pembangunan Lembaga Riset Kelapa Sawit Berskala Besar
JAKARTA-Indonesia merupakan produsen terbesar kelapa sawit. Untuk menghadapi persaingan industri kelapa sawit yang makin gencar sekarang ini, dalam waktu dekat pemerintah akan membangun Lembaga Riset dan Pengembangan Kelapa Sawit berskala besar, lembaga ini nantinya akan berstatus BUMN.
Melalui lembaga riset ini , pemerintah akan berupaya mengembangkan segala bentuk teknologi kelapa sawit mulai dari perbenihan hingga ke industri turunana minyak sawit (down stream industry). Sedangkan mengenai pengaturan soal substansi riset dan pengembangan akan digodok di dalam sebuah Konsorsium Sawit. Konsorsium ini terdiri dari berbagai unsur, seperti pemerintah, BUMN maupun swasta yang bergerak di bidang perkebunan sawit. Untuk mendukung konsorsium sawit ini pemerintah akan menyiapkan dana Rp. 3 miliar per tahun.
JAKARTA-Indonesia merupakan produsen terbesar kelapa sawit. Untuk menghadapi persaingan industri kelapa sawit yang makin gencar sekarang ini, dalam waktu dekat pemerintah akan membangun Lembaga Riset dan Pengembangan Kelapa Sawit berskala besar, lembaga ini nantinya akan berstatus BUMN.
Melalui lembaga riset ini , pemerintah akan berupaya mengembangkan segala bentuk teknologi kelapa sawit mulai dari perbenihan hingga ke industri turunana minyak sawit (down stream industry). Sedangkan mengenai pengaturan soal substansi riset dan pengembangan akan digodok di dalam sebuah Konsorsium Sawit. Konsorsium ini terdiri dari berbagai unsur, seperti pemerintah, BUMN maupun swasta yang bergerak di bidang perkebunan sawit. Untuk mendukung konsorsium sawit ini pemerintah akan menyiapkan dana Rp. 3 miliar per tahun.
Jumat, 29 Mei 2009
Jambore SL-PTT Padi, Jagung dan Kedelai
Jambore Nasional Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi, Jagung, Kedelai 2009 di Boyolali, Jawa Tengahini rencananya diselenggarakan pada tanggal 7-10 Juni 2009, Kabupaten Boyolali dan akan dihadiri oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jambore Nasional Sekolah Lapang adalah yang pertama kali. dan akan diikuti 3.000 peserta dari perwakilan petani seluruh Indonesia, penyuluh pertanian, pengawas benih, stake holder produksi benih dan pupuk, serta instansi terkait.
Pelaksanaan Jambore SL PTT hanya untuk tiga komoditi pangan ini dikarenakan fokus utama peningkatan produksi tanaman pangan tahun 2009 adalah peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai. Upaya peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai fokus kegiatannya adalah SL-PTT yang terkoordinasi, terpadu, sinergi, dan harmoni di seluruh propinsi/kabupaten/kota.
Pada kesempatan ini akan diadakan dialog antara petani dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan budidaya dan peningkatan hasil produksi pangan. Petani juga akan melihat secara langsung hasil produksi pertanian yang menggunakan teknologi maju, sehingga mereka bisa menyerap dan menerapkan tata cara pertanian yang menggunakan teknologi maju. Jambore dilakukan justru karena produksi padi di Indonesia tahun lalu 2008 mengalami kenaikan sekitar 5%.
Jambore Nasional Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi, Jagung, Kedelai 2009 di Boyolali, Jawa Tengahini rencananya diselenggarakan pada tanggal 7-10 Juni 2009, Kabupaten Boyolali dan akan dihadiri oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jambore Nasional Sekolah Lapang adalah yang pertama kali. dan akan diikuti 3.000 peserta dari perwakilan petani seluruh Indonesia, penyuluh pertanian, pengawas benih, stake holder produksi benih dan pupuk, serta instansi terkait.
Pelaksanaan Jambore SL PTT hanya untuk tiga komoditi pangan ini dikarenakan fokus utama peningkatan produksi tanaman pangan tahun 2009 adalah peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai. Upaya peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai fokus kegiatannya adalah SL-PTT yang terkoordinasi, terpadu, sinergi, dan harmoni di seluruh propinsi/kabupaten/kota.
Pada kesempatan ini akan diadakan dialog antara petani dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan budidaya dan peningkatan hasil produksi pangan. Petani juga akan melihat secara langsung hasil produksi pertanian yang menggunakan teknologi maju, sehingga mereka bisa menyerap dan menerapkan tata cara pertanian yang menggunakan teknologi maju. Jambore dilakukan justru karena produksi padi di Indonesia tahun lalu 2008 mengalami kenaikan sekitar 5%.
Langganan:
Postingan (Atom)