Indonesia hijau 2009

Stop global warming

Jumat, 06 November 2009

PENATAAN PASOKAN SALAK UNTUK EKSPOR

Barokah.com.Registrasi kebun-kebun salak telah memasuki tahun kedua atau tepatnya dimulai pada tahun 2008. Kegiatan ini diikuti oleh kelompok-kelompok tani salak yang berada Kabupaten Sleman, Magelang dan Banjarnegara (dalam proses). Antusiame petani dan kelompok tani salak salah satunya di dorong oleh adanya permintaan salak untuk ekspor yang cukup tinggi. Untuk memenuhi permintaan ekspor yang mempersyaratkan penerapan sistem jaminan mutu maka program registrasi kebun salak ini merupakan salah satu target dalam pengembangan kawasan sentra salak percontohan nasional di tiga sentra tersebut.

Saat ini terdapat 1.728 kebun salak di Kabupaten Sleman dan Magelang yang sudah diregistrasi. Jumlah tersebut sudah termasuk 506 kebun yang sebelumnya sudah diregistrasi dan 1.222 kebun salak yang baru diregistrasi di kedua sentra tersebut pada 1 – 2 bulan terkahir. Rincian kebun salak yang baru diregistrasi adalah 798 kebun di Kabupaten Magelang dan 424 di Kabupaten Sleman. Jumlah ini diharapkan akan terus bertambah sehingga mampu mencakup sebagian besar kebun-kebun salak yang diusahakan oleh kelompok tani. Pada bulan Juli telah dilakukan verifikasi terhadap kebun salak petani di Kabupaten Banjarnegara dengan hasil perlu dilakukannya beberapa perbaikan agar dapat segera diregistrasi. Pada awal Agustus ini telah pula dilakukan sosialisasi GAP/SOP kepada 6 kelompok tani salak di Kabupaten Sleman yang berpotensi untuk segera diregistrsasi.

Distribusi pasokan merupakan hal yang krusial dalam pengelolaan pasokan salak dari kebun diregistrasi. Pihak eksportir sangat tertarik dengan salak yang dihasilkan dari kebun-kebun diregistsrasi sehingga penataan pasokannya diperlukan agar dapat dilakukan perencanaan produksi dan distribusi yang tepat. Kebun-kebun salak di Kabupaten Magelang yang baru diregistrasi berpotensi untuk turut memenuhi kebutuhan ekspor yang hingga kini belum dapat terpenuhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar